Transformasi digital PT Madusari Nusaperdana melalui implementasi aplikasi Sales Force Automation (SFA) Hanoman menghadapi tantangan resistensi dari tim motoris. Pengguna memiliki kecenderungan untuk kembali pada metode pelaporan manual melalui grup WhatsApp akibat adanya kendala teknis dan fungsional sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efektivitas dan penerimaan aplikasi Hanoman menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM), serta mengidentifikasi hambatan operasional nyata di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods (kuantitatif dan kualitatif) dengan teknik sampling jenuh terhadap 54 responden personel motoris. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan pendekatan PLS-SEM dengan perangkat lunak SmartPLS, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif untuk keperluan triangulasi. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Persepsi Kemanfaatan berpengaruh signifikan terhadap Sikap, Niat Perilaku memengaruhi Penggunaan Aktual, dan Penggunaan Aktual berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Namun, Persepsi Kemudahan tidak terbukti memengaruhi Sikap secara signifikan, serta Kemanfaatan dan Sikap tidak signifikan mendorong Niat Perilaku. Hasil triangulasi data kualitatif mengungkapkan bahwa disrupsi penerimaan ini disebabkan oleh kendala aplikasi yang sering lagging, ketergantungan pada kestabilan sinyal (blank spot), ketiadaan fitur navigasi rute, serta masalah sinkronisasi stok. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun terdapat tantangan teknis pada tahap awal adopsi, penggunaan aktual aplikasi Hanoman yang diwajibkan secara manajerial terbukti secara empiris mampu memangkas duplikasi kerja dan meningkatkan efisiensi kinerja tim motoris.
[1] L. Y. Wardaya dan I. Yuhertiana, “Analisis Pengaruh Penerapan Sales Force Automation (SFA) dan Produktivitas Tim Penjualan pada Industri Distribusi,” Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi, vol. 1, no. 3, hlm. 29–40, 2024, doi: 10.61722/jemba.v1i3.430.
[2] K. D. P. Novianti, N. K. W. L. Putri, dan I. A. G. W. Purnamayanti, “Analisis Penerimaan Sistem Informasi Menggunakan Technology Acceptance Model (Studi Kasus SIJALAK Desa Pohsanten Kabupaten Jembrana Provinsi Bali),” Information System and Emerging Technology Journal, vol. 2, no. 2, hlm. 113–125, 2021.
[3] J. Simarmata dkk., Teknologi Informasi: Aplikasi dan Penerapannya. Yayasan Kita Menulis, 2020.
[4] R. P. Perdana, “Analisis Persepsi Pengguna Terhadap Aplikasi IT Service Management Di PT. PELNI Menggunakan Metode Technology Acceptance Model,” Universitas Nusa Mandiri, Jakarta, 2024.
[5] J. Hartono, Sistem Teknologi Informasi. Yogyakarta: Andi Offset, 2021.
[6] R. M. Kusumah dkk., Pengantar Bisnis di Era Digitalisasi. Bandung: WIDINA MEDIA UTAMA, 2025.
[7] D. G. D. Juliani, “Efektivitas Penggunaan Sales Forces Automation Web Dalam Meningkatkan Kinerja Sales Di Hotel Sheraton Bali Kuta Resort,” Politeknik Negeri Bali, Badung, 2023.
[8] P. F. Mutia dan A. Putra, “Analisis Penerimaan Pengguna Aplikasi Pemesanan Tiket Online Access by KAI menggunakan TAM,” vol. 15, no. 3, hlm. 2540–9719, Mar 2026, [Daring]. Tersedia pada: http://sistemasi.ftik.unisi.ac.id
[9] S. N. Alfian, “Analisis Model Penerimaan Teknologi Pada Penggunaan Sistem Pembayaran Terintegrasi Midtrans,” Universitas Nusa Mandiri, Jakarta, 2024.
[10] M. Hikmat, “Evaluasi Penerimaan Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan Menggunakan Metode Technology Acceptance Model,” Universitas Nusa Mandiri, Jakarta, 2024.
[11] D. Rizkiani, A. M. Siddiq, dan Recky, “Pengaruh Implementasi Technology Acceptance Model (TAM), Motivasi Kerja dan Kompetensi Pegawai Terhadap Kinerja Pegawai di Unit Laka Lantas Satlantas Polrestabes Bandung,” RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, vol. 4, no. 4, hlm. 9847–9859, Jan 2026, doi: 10.31004/riggs.v4i4.5279.
[12] I. Ghozali dan H. Latan, Partial Least Squares: Konsep, Teknik, dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS 3.2.9, 10 ed. 2021.
[13] S. R. R. Noor, “Analisis Penerimaan Aplikasi Monitoring Pengendalian Inflasi Daerah (Wasinflasi) Pada Itjen Kemendagri Menggunakan TAM Dan IPA,” Universitas Nusa Mandiri, Jakarta, 2024.
[14] I. G. A. M. Y. Mahaputra, I. B. A. Swamadika, dan R. S. Hartati, “Analisis Penerimaan Aplikasi Hadir Sebagai Media Absensi Pada PT. Baliyoni Saguna Menggunakan Technology Acceptance Model,” Majalah Ilmiah Teknologi Elektro, vol. 21, no. 2, hlm. 309, Des 2022, doi: 10.24843/mite.2022.v21i02.p20.
[15] M. Ernawati, E. H. Hermaliani, E. Fitri, dan S. N. Nugraha, “Evaluasi Penerimaan Mahasiswa Terhadap Aplikasi Akademik Mobile: Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM),” INTI Nusa Mandiri, vol. 20, no. 1, hlm. 65–74, Agu 2025, doi: 10.33480/inti.v20i1.6898.
[16] J. A. Nurfauzan, “Analisis TAM dan TPB dalam Penerimaan Aplikasi Perdagangan Saham Seluler (Mobile) di Kalangan Investor di Indonesia,” Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 2022.
[17] W. Setyawan, “Analisis Technology Acceptance Model (TAM) Pada Aplikasi Ajaib Dalam Investasi Saham,” Universitas Nusa Mandiri, Jakarta, 2024.
[18] F. Putri, “Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Aplikasi Tiktok Menggunakan Algoritma C4.5,” Universitas Nusa Mandiri, Jakarta, 2024.
[19] Sugiyono, Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, dan R&D). Bandung: Alfabeta, 2019.
[20] F. A. Pasaribu, J. Simangunsong, dan K. P. Arianty, “Evaluasi Penggunaan Aplikasi Pelaporan Proses dan Hasil Testing Produk Furniture dengan Metode Extended Technology Acceptance Model pada Perusahaan XYZ,” vol. 15, no. 3, hlm. 2540–9719, 2026, [Daring]. Tersedia pada: http://sistemasi.ftik.unisi.ac.id