Pemanfaatan teknologi informasi dalam lingkungan pemerintahan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas pelaksanaan tugas, termasuk dalam pemantauan dan pengendalian inflasi daerah. Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri telah mengembangkan aplikasi Monitoring Pengendalian Inflasi Daerah (WasInflasi), namun tingkat penerimaan pengguna terhadap aplikasi tersebut perlu dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan aplikasi WasInflasi dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) serta menentukan prioritas perbaikan sistem melalui Importance Performance Analysis (IPA). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner yang disebarkan kepada pengguna aplikasi WasInflasi di lingkungan Itjen Kemendagri. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linear sederhana untuk menguji pengaruh Perceived Ease of Use (PEOU), Perceived Usefulness (PU), Trust (TR), dan User Satisfaction (US) terhadap Behavioral Intention (BI), serta analisis IPA untuk memetakan tingkat kepentingan dan kinerja setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PEOU berpengaruh positif dan signifikan terhadap PU dan BI, sementara PU, TR, dan US juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap BI. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa indikator yang berada pada Kuadran I (Prioritas Utama), yang menandakan adanya kesenjangan antara tingkat kepentingan dan kinerja aplikasi pada aspek-aspek tertentu. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerimaan aplikasi WasInflasi dipengaruhi oleh persepsi kemudahan, manfaat, kepercayaan, dan kepuasan pengguna, serta diperlukan upaya perbaikan yang terfokus pada indikator-indikator prioritas agar pemanfaatan aplikasi WasInflasi dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
File Skripsi
File Jurnal
[1] W. Adha, A. A. Salwa, A. R. Akbar, and P. A. Siregar, “Sebab dan Akibat Terjadinya Inflasi Serta Dampaknya Bagi Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia,” J. Ilmu Pendidik. dan Ekon., vol. 9, no. 1, pp. 26–40, 2024, doi: 10.53958/wb.v9i1.466.
[2] Nurkholis and R. Y. Anggraini, “Determinants of E-Government Implementation Based on Technology Acceptance Model Determinan Implementasi E-Goverment Berdasarkan Model Penerimaan Teknologi,” vol. 11, no. 85, pp. 184–197, 2020.
[3] F. Ibrahim, J. C. Münscher, M. Daseking, and N. T. Telle, “The technology acceptance model and adopter type analysis in the context of artificial intelligence,” Front. Artif. Intell., vol. 7, pp. 1–14, 2025, doi: 10.3389/frai.2024.1496518.
[4] P. Weichbroth, “Usability Testing of Mobile Applications : A Methodological Framework,” Appl. Sci., vol. 14, pp. 1–27, 2024.
[5] Fahriya, A. Maimunah, Muawanah, and Fatonah, “Dinamika Inflasi Indonesia: Analisis Faktor-Faktor Penyebab Inflasi dan Dampak Terhadap Perekonomian,” J. MEDIA Akad., vol. 2, no. 6, pp. 3031–5220, 2024.
[6] A. R. P. Putri, A. R. Izzatunnisa, A. A. Haidar, and M. B. Sudjatimeras, “Analisis Pengaruh Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia,” J. Econ. Manag. Bus. Account., vol. 2, no. 3, pp. 34–46, 2024.
[7] S. P. Handasari, R. Wulandari, and Haikal, “Evaluation of the Usability and User Experience of the Jaminan Kesehatan Nasional Mobile Application in Indonesia,” Healthc. Inform. Res., vol. 30, no. 4, pp. 324–332, 2024, doi: 10.4258/hir.2024.30.4.324.
[8] R. Katharina, Pelayanan Publik dan Pemerintah Digital Indonesia, 1st ed. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2020.
[9] Sadar, E-Goverment Konsep Implementasi Dan Evaluasi. Bandung: Penerbit Widina Media Utama, 2023.
[10] F. D. Davis and A. Granic, The Technology Acceptance Model 30 Years of TAM, vol. 16, no. 1. Cham: Springer ature Switzerland, 2024. [Online]. Available: https://link.springer.com/10.1007/978-3-030-45274-2
[11] D. Ramadhan, A. Budiatmo, and A. E. Prihatini, “Pengaruh Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use Terhadap Actual System Use (Studi pada Pengguna Aplikasi BNI Mobile di Kota Salatiga),” J. Ilmu Adm. Bisnis, vol. 13, no. 3, pp. 620–628, 2024, [Online]. Available: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jiab
[12] K. Rifa’i, Kepuasan Konsumen, 1st ed. Jember: UIN KHAS Press, 2023. [Online]. Available: https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf
[13] M. Ernawati, E. Heni Hermaliani, E. Fitri, S. Nurhasanah Nugraha, S. Informasi, and U. Nusa Mandiri, “Evaluasi Penerimaan Mahasiswa Terhadap Aplikasi Akademik Mobile: Pendekatan Technology Acceptance Model (Tam),” INTI Nusa Mandiri, vol. 20, no. 1, pp. 65–74, 2025, [Online]. Available: https://ejournal.nusamandiri.ac.id/index.php/inti/article/view/6898
[14] Y. Yuhefizar, D. Utami, and J. Sudiman, “The E-govqual and Importance Performance Analysis (IPA) Models Analysis: Review a Web Service Quality of E-government,” Int. J. Informatics Vis., vol. 8, no. 2, pp. 777–783, 2024, doi: 10.62527/joiv.8.2.1196.
[15] T. S. E. Sidabutar and R. Hanani, “Pengaruh Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use terhadap Behavioral Intention to Use pada Aplikasi E-Kinerja di Kementerian Perhubungan: Tinjauan Berdasarkan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM),” Dep. Adm. Publik, Fak. Ilmu Sos. dan Ilmu Polit. Univ. Diponegoro, pp. 167–186, 2024.
[16] N. Subandi, B. O. Lubis, and B. Santoso, “Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) dan Importance Performance Analysis (IPA) untuk Menganalisa Kemudahan dan Kegunaan Aplikasi Solfina Pada PT. SKK di Jakarta,” J. Teknol. Inform. dan Komput., vol. 7, no. 1, pp. 71–87, 2021, doi: 10.37012/jtik.v7i1.504.
[17] I. Maita and S. Majid, “Analisis Penerimaan terhadap Penggunaan E-Learning Menggunakan Metode Technology Acceptance Model (TAM),” J. Sistim Inf. dan Teknol., vol. 4, pp. 30–35, 2022, doi: 10.37034/jsisfotek.v4i1.120.
[18] A. N. W. Winaya, K. Setemen, and M. Wi. A. Kesiman, “Analisis Keberterimaan Pengguna Taring Dukcapil Menggunakan Metode Technology Acceptance Model (TAM), Delone & Mclean dan Importance Performance Analysis (IPA),” J. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 9, no. 5, p. 1091, 2022, doi: 10.25126/jtiik.2022956255.